MUTIARA BERSERAK PELAJARAN KITAB TSALATSTUL USHUL (1)

MUTIARA BERSERAK pelajaran Kitab Tsalatsatul Ushul

bagian

(1)

Pembahasan meliputi :

  1. JUDUL KITAB.
  2. PENULIS KITAB
  3. GAMBARAN UMUM ISI KITAB.

1430/2009 M

*********************************************

Pengantar Penyusun :

Pada umumnya isi tulisan ini merupakan hasil rangkuman dari beberapa syarah kitab Tsalatsatul Ushul. Ia merupakan muroja’ah pelajaran yang sempat kami pelajari.

Mudah-mudahan bermanfa’at.

***************************************************

  1. Judul Kitab

Para ulama berbeda pendapat tentang nama kitab ini, di antara mereka ada yang menamakan Tsalatsatul ushul dan ada pula yang menyebutnya dengan Al ushul Ats Tsalatsah.

Pemilik kitab Al Wijazatu fi Syarhi Al Ushul Ats-Tsalatsah berkata :”’Nama kitab’, penulis menamakannya dengan Al Ushul Ats Tsalatsah. Berkata dalam Ad-Duror 1/127 [jika ditanyakan kepada kamu : Apa Ushul tslatsah yang  perkara yang wajib bagi manusia untuk mengetahuinya ?. Maka jawablah : pengetahuan hamba tentang Robb-nya, agama-nya dan tentang Nabi-nya sholallohu ‘alaihi wa sallam].

Adapun Syaikh Abdurrohman bin Qosim Pengumpul Ad Duror As Saniyah berkata di dalam ‘Hasiyahnya’: “Hasiyah Tsalatsatul Ushul”, ini menunjukan bahwa beliau berpendapat bahwa nama kitab tersebut adalah Tsalatsatul Ushul. Demikian pula di dalam Kumpulan tulisan Syaikh Muhammad pada vol 1 tentang aqidah h. 183. Demikian pula guru kami Muhammad Al Utsaimin rohimahulloh rohmatan wasi’atan dan jazahullohu khoiron di dalam syarahnya berkata : Syarhu Tsalatsatul Ushul”[1]. Selesai.

Syaikh Kholid Al Mushlih hafidzohulloh berkata : “Risalah ini dinamai dengan “Tsalatsatul Ushul”, ia terkenal dengan nama ini, atau dengan nama “Al Ushul Ats Tsalatsah”.

2. Penulis Kitab

1. Nama dan Nasabnya

Beliau adalah Al Imam Muhammad bin Abdul Wahhab bin Sulaiman bin Ali bin Muhammad bin Ahmad bin Rosyid bin Barid bin Muhammad bin Masyruf bin Umar bin Wahb at Tamimi.

2. Lahir

Lahir di daerah Uyainah pada tahun 1115 H, di rumah yang bercahaya dengan ilmu, kemuliaan dan agama. Ayahandanya seorang Ulama terkemuka, demikian pula kakeknya seorang Ulama Nejed di zamannya.

Meninggal

3. Buah Pena

Paling terkenalnya adalah :

a.  Kitabut Tauhid Aladzi Hua Haqullohi ‘Alal ‘Abid.

b.  Kasyfu Syubhat.

c.  Tsalatsatul Ushul

d.  Nawaqidul Islam.

e.  Masailul Jahiliyah.

f.  Mukhtashor Zadyl Ma’ad.

g.  Mukhtashorul Inshof WaSyarhil Kabir.

h.  Fadlul Islam.

4. Wafatnya

Beliau rohimahulloh wafat pada tahun 1206 H, usia beliau kala itu mendekati 91 tahun. Kehidupan yang indah, penuh dengan ilmu yang bermanfa’at, dakwah ilalloh dan jihad fi sabilillah. Semoga Alloh senantiasa merahmati, meridlhoi dan mensucikan ruhnya. Sesungguhnya Alloh Maha Mendengar lagi Maha Mengabulkan Do’a.

3. Gambaran Umum Isi Kitab

Pemilik Al Wijazah hafidzohulloh berkata :”Masalah ketiga [Gambaran umum isi kitab], ia merupakan gambaran dari tiga bagian :

1. Muqaoddimah.

Sebagai catatan, penulis tidak secara langsung membahas Al ushul Ats Tsalatsah. Beliau memulai dengan muqaoddimah, muqoddimah tersebut berisi tiga muqoddimah dan tiga pembahasan, setiap pembahasan dimulai dengan kalimat [اعلم رحمك الله] ‘Ketahuilah ! semoga Alloh merahmatimu’.

Pembahasan pertama tentang wajibnya empat masalah.

Pembahasan kedua tentang wajibnya tiga perkara.

Pembahsan ketiga tentang penjelasan millah Ibrohim ‘alaihi wa ‘ala nabiyina as sholat wa as salam.

2. Inti Pembahasan.

Berisi tentang al ushul ats tsalatsah. Beliau memulai dengan menyebutkan al ushul ats tsalatsah. Ushul pertama tentang ma’rifatulloh.

Ushul yang kedua tentang ma’rifatud dien dan tiga tingkatannya.

Ushul ketiga tentang siroh singkat Rosul sholallohu ‘alaihi wa sallam.

3. Akhir dan Penutup Kitab.

Pada akhir kitab penulis menyebutkan pembahasan (hari) akhir. Diantaranya iman kepada kebangkitan dan hisab. Kemudian tentang pembahasan yang sangat penting, yaitu wajibnya kufur dengan thoghut disertai penyebutan makna dan dedengkotnya. Selesai kutifan dari Al Wijazah[2].

***


[1] Kemudian pemilik Al Wijazah pada paraghraf  berikutnya menyebutkan pendapatnya, bahwa namanya Al Ushul Ats Tsalatsah.

Adapun Syaikh Shalih Alu Syiakh dalam syarahnya menyebutkan bahwa bagi penulis ada risalah yang lain dengan judul Al ushul Ats Tsalatsah.  Adapaun Tsalatsatul Ushul adalah risalah yang akan kita baca.

[2] Lihat pula Syarh Al Ushul Ats Tsalatsah karya Syaikh Muhammad Hassan, h. 11-12.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: